"Jangan sekali-kali meremehkan sesuatu yang kecil"
![]() |
| Gambar nyari di Google |
Bermula dari seorang guru gw yang bercerita. Beliau memulai dengan bertanya kepada semua muridnya,
"Anak - anak, bahaya atau tidak jikalau kita ingin membuat sebuah perahu dengan sebuah kayu terdapat 1 ekor rayap ?, tanya guru.
murid - murid ribut menjawab pertanyaan sang guru.[termasuk gw]
"Sudah -sudah, diam semuanya, bapa akan menceritakan sebuah kisah"
"yeeeeeeee.....", murid -murid riang [ coz, nge-BT-in klo harus belajar formal]
Dahulu kala, di pesisiran pantai di sebuah negara, terdapat 2 pemuda pengerajin perahu, sebut saja Abud dan Mogu, mereka pengerajin yang pandai, cekatan, rajin, baik hati, selalu menolong warga yang kesulitan, dapat dipercaya, dll. Tak heran jika meraka selalu mendapatkan orderan dari berbagai daerah.
Suatu hari mereka membuat perahu yang di pesan seorang saudagar kaya, hanya beberapa bagian saja yang belum terselesaikan karena mereka kekurangan bahan. Didaerahnya, terdapat aturan "Dilarang menebang pohon sembarangan", oleh sebab itu mereka mencari ke semua tukang kayu yang berada di daerahnya, tetapi hasilnya nihil.
"Ya Allah, tolonglah kami."
Sambil bermunajat dan tak ada kata putus asa, mereka mencari kesana kemari, dan akhirnya menemukan toko kayu yang cukup berumur.
"Permisi apakah ada kayu yang masih terjual disini?"
"Ada. Kalian bisa memilih sendiri.", Ujar kakek yang cukup berumur
"Alhamdulillah, Mogu kau yang memilih."
"Itu urusanku."
Hanya beberaapa menit saja mereka telah memborong semua kayu. Dan lekas berlalu. Setelah sampai di rumah meraka tak mau berdiam diri, hanya sekedar minum langsung menyelesaikan proyek perahunya. Tinggal beberapa bongkah kayu, pekerjaannya selesai. Bongkahan demi Bongkahan kayu telah terpasang kokoh, dan hanya menyisakah satu bongkah kayu yang berlubang dan sedikit keropos.

